|
Foto:
Olish/REL
TERTUTUP: Kantor KPUD Empat Lawang tertutup rapat meskipun di hari kerja.
|
REL,
Tebing Tinggi - Pasca pelantikan bupati dan wakil
Bupati Empat Lawang periode 2013-2018, komisioner dan pegawai negeri sipil KPUD
Kabupaten Empat Lawang jarang ngantor.
Berdasarkan pengamatan
koran REL beberapa minggu ini memang kantor KPUD Empat Lawang tertutup, dan di
salah satu akses pintu masuknya dipasang meja tepat di depan pintu depan kantor
KPUD Kabupaten Empat Lawang.
Masyarakatpun
mengeluhkan dengan ulah komisioner dan PNS KPUD Kabupaten Empat Lawang, apalagi
di penghujung tahun ini sudah mulai tahapan pencalonan legislative periode
2014-2019.
Masyarakat Kecamatan
Tebing Tinggi, Guntur mengungkapkan KPUD harus aktif dalam mensosialisasikan
calon legislative yang ada ke masyarakat kabupaten Empat Lawang, seperti
diketahui di daerah lain di beberapa tempat ditempel calon-calon legislative
yang ada.
Jangan sampai menurut
Guntur, partisipasi masyarakat pada pemilu legislative berkurang daripada
partisipasi masyarakat pada pemilihan bupati dan wakil bupati Empat lawang
periode 2013-2018 kemarin.
“Gimana masyarakat mau
tau kalau tidak pernah disosialisasikan, kapan tahapan-tahapannya,”kata Guntur
kemarin.
Malah Guntur menilai,
gagalnya pleno KPUD soal daftar calon tetap legislative di hotel Kito kemarin
merupakan bentuk tidak disiplin dari para pegawai di KPUD Kabupaten Empat
Lawang.
Guntur
juga menyatakan bisa jadi di KPUD sekarang sudak tidak ada hubungan yang
harmonis yang menyebabkan aktifitas para pegawainya tidak disiplin da masuk
kantor.
Terpisah Ketua KPUD
Empat lawang, Muroimin Zahri melalui Sekretaris, Mursadi saat dihubungi koran
ini belum beri statement sebab beberapa kali di hubungi tidak pernah diangkat
maupun dibalas melalui pesan singkat. (Mg01)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar